Data Narasi – Industri otomotif global pada 2026 diprediksi akan dipenuhi dengan dominasi mobil-mobil dari China. Merek-merek seperti BYD, Geely, dan NIO semakin membuktikan bahwa mereka bisa bersaing dengan produsen mobil ternama dari Eropa, Jepang, dan Amerika. Keberhasilan mereka tak lepas dari inovasi yang terus berkembang, terutama dalam segmen kendaraan listrik yang semakin diminati. Berikut adalah beberapa model mobil China yang diperkirakan akan menjadi yang paling laris pada tahun 2026.
BYD Seal telah lama dikenal sebagai pemimpin dalam dunia kendaraan listrik, dan model BYD Seal diprediksi akan menjadi salah satu mobil terlaris pada 2026. Sedan listrik ini hadir dengan teknologi Blade Battery yang lebih aman dan efisien dibandingkan dengan baterai konvensional. Dengan jangkauan lebih dari 500 km untuk sekali pengisian daya, BYD Seal menawarkan performa yang luar biasa dengan harga yang kompetitif. Desainnya yang modern dan fitur-fitur canggih membuatnya sangat menarik di pasar Eropa dan Asia, di mana permintaan mobil listrik terus melonjak.
Geely, yang merupakan salah satu perusahaan Otomotif terbesar di China, telah meluncurkan merek premium Zeekr, dan model pertama mereka, Zeekr 001, telah menarik perhatian dunia. Mobil listrik ini menggabungkan desain futuristik dengan teknologi mutakhir. Dengan daya jelajah lebih dari 700 km, Zeekr 001 menawarkan performa yang luar biasa, ditambah dengan fitur semi-autonomous driving yang semakin populer di mobil-mobil mewah. Pada 2026, Zeekr 001 diperkirakan akan menjadi pilihan utama di pasar Eropa, bersaing langsung dengan merek-merek ternama seperti Tesla dan Mercedes-Benz.
Merek MG, yang kini dimiliki oleh SAIC Motor, semakin mengukuhkan posisinya di pasar global. Pada 2026, model MG Cyberster, mobil sport listrik dengan desain atap terbuka, diprediksi akan menjadi pilihan utama bagi para pecinta mobil sport. Mengusung konsep mobil listrik yang ramah lingkungan namun tetap bertenaga, MG Cyberster menawarkan daya jelajah lebih dari 500 km dengan fitur canggih seperti autonomous driving dan sistem infotainment terkini. Harga yang terjangkau dibandingkan dengan mobil sport sejenis membuat MG Cyberster menarik perhatian konsumen muda di pasar Eropa dan Asia.
NIO telah menjadi salah satu pemain utama dalam industri mobil listrik di China, dan pada 2026, NIO ES6 diprediksi akan menjadi salah satu SUV listrik paling laris. Dengan desain yang modern dan performa yang handal, NIO ES6 menawarkan berbagai fitur seperti pengisian daya cepat dan sistem hiburan mutakhir. Dikenal karena keandalannya, NIO menawarkan layanan purna jual yang sangat baik, seperti program battery swapping yang memungkinkan penggantian baterai secara cepat. Ini menjadi nilai tambah bagi konsumen yang mengutamakan kenyamanan dan kepraktisan.
Model BYD Dolphin adalah kendaraan listrik kompak yang diperkirakan akan menguasai segmen entry-level di 2026. Dibanderol dengan harga yang lebih terjangkau, BYD Dolphin menawarkan jangkauan lebih dari 300 km dengan performa yang cukup baik untuk penggunaan sehari-hari. Sebagai mobil listrik yang ramah lingkungan dan ekonomis, BYD Dolphin sangat cocok untuk konsumen yang ingin beralih ke kendaraan listrik tanpa menguras anggaran. Dengan harga yang kompetitif dan efisiensi energi yang tinggi, Dolphin memiliki potensi untuk menjadi pilihan utama di pasar Asia dan Eropa.
Merek-merek mobil China seperti BYD, Geely, dan NIO diprediksi akan mendominasi pasar otomotif global pada 2026. Dengan kemajuan teknologi kendaraan listrik yang pesat, mobil-mobil ini menawarkan alternatif yang menarik bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan tanpa mengorbankan kualitas dan performa. Dari BYD Seal yang canggih hingga MG Cyberster yang sporty, mobil-mobil China ini memberikan pilihan yang beragam dengan harga yang lebih bersaing. Dalam beberapa tahun mendatang, kemungkinan besar kita akan melihat lebih banyak mobil China mendominasi jalan-jalan di seluruh dunia, membuka era baru di industri otomotif global.